Ancak, yaitu pelepah pisang yang dikemas menjadi bentuk bujur sangkar dan di bagian tengahnya terdapat anyaman bambu yang diisi tumpeng lengkap dengan lauk pauknya.
Ancak yang merupakan kuliner khas di Banyuwangi ini hanya bisa kita temui di waktu-waktu tertentu saja. Misalnya saat kegiatan hari besar Islam, seperti Maulid Nabi dan Isra' Mi'raj.
Sebanyak 1771 ancak akan diarak keliling kota Banyuwangi pada hari Sabtu sore tanggal 20 Desember 2014.
Acara ini diselenggarakan sebagai puncak acara ulang tahun Banyuwangi yang ke 243 sekaligus mempromosikan wisata di kabupaten Banyuwangi.
Lalu kenapa Ancak yang akan diarak sebanyak 1771? Bupati Banyuwangi menjelaskan angka itu diambil dari kisah perang Puputan Bayu, yang ada di wilayah Rowo Bayu, Kecamatan Songgon, yang terjadi pada 18 Desember 1771. Itulah cikal bakal kelahiran Banyuwangi hingga sekarang menjadi daerah yang petumbuhannya pesat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar